Kawih
Kawih nyaeta lagu anu boga unsur-unsur seni nyaeta musik jeung sastra anu boga notasi lagu dan wiletan.
Contoh Kawih :
Bandung <=== Karangan Mang Koko
Malati Di Gunung Guntur <=== Karangan Mang Koko
Bingbang <=== Karangan Nano.S
Raden Dewi Sartika <=== Karangan R.Machyar Angga Kusumadinata
Karatagan Pahlawan
Tanah Sunda
Macam Kawih :
kawih tangtung
kawih panjang
kawih lalangunan
kawih bongbongkaso
kawih parerane
kawih sisindiran
kawih bwatuha
kawih babatranan
kawih porod eurih
kawih sasambatan
kawih igel-igelan
Kakawihan nyaeta lagu anu boga aturan purwakanti wungkul
Contoh Kakawihan:
Eundeuk-Eundeukan
Oray-Orayan
Tembang nyaeta lagu nu make aturan Guru Lagu jeung Guru Wilangan.
Jenis-jenis tembang
Maskumambang dinyanyikan oleh dayang-dayang Menghibur putri yang sedang mengandung Agar jabang bayi lahir beruntung
Mijil dinyanyikan untuk sang Putri Sewaktu melahirkan sang bayi Sebagai hiburan mengalami nyeri yang diderita hanya oleh dirinya sendiri
Kinanthi dilagukan karena cinta Kepada bayi yang mulai mengenal dunia Secara perlahan mengenali Ibu dan Bapa Mengharap cinta kasih yang mesra dari berdua
Sinom dinyanyikan anak sudah muda belia Membukakan mata akan kehidupan dunia yang nyata berkenalan dengan teman dan sanak saudara Mempersiapkan diri mengarungi kehidupan didunia
Asmorandana dinyanyikan dikala anak menjadi dewasa Memilih kawan hidup untuk selamanya didasarkan kasih sayang dan cinta mesra Dalam menuju ke jenjang Rumah Tangg
Gambuh yang berkumandang diudara Mengiringi keputusan untuk mempersunting sang dara dengan meminang pilihan hati dengan gembira Sebagai pelambang kesucian hati dan rasa cinta
Durmo dinyanyikan Sewaktu kedua mempelai naik kepelaminan Tanda akan syahnya suatu perkawinan Saatnya keduanya menguatkan tali ikatan
Dandanggulo adalah berikutnya Cobaan dalam saling memberi jiwa raga Memberi tanpa mengharap imbalannya Sebagai bukti akan kuatnya dalam bercinta
Giriso, lagu giriso menempati tempat istimewa Kadang terasa risi dan cemas didalam dada Apakah betul-betul anaku bahagia Apakah terpenuhi kebutuhan hidupnya
Pangkur, lagu pangkur diciptakan untuk manusia Yang telah mengalami hidup secukupnya didunia Yang terbuka mata, hidup ini tidak mengumpulkan dunia saja Suatu waktu akan ditinggalkan jug
Megatruh, lagu megatruh mengelu-elukan kedatangan Malaikat Dimana saat jiwa akan diangkat Dimana raga ditinggalkan untuk dirawat Oleh sekalian keluarga dan kerabat
Pucung, lagu pucung dinyanyikan sebagai tanda Supaya jenazah dimandikan menurut Agama Dibungkus kain kafan dari kaki ke ujung kepala Tanda bahwa pulang itu tidak membawa apa-apa
Wirangrong, lagu wirangrong adalah lagu penutup Usailah masa hidup Wirang artinya mengerti atau tahu cara hidup Rong artinya lubang kubur dimana hidup ditutu
sumber: http://pengantarilmu-mujahid.blogspot.co.id/2011/11/artikel-baru-basa-sunda-kawih.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar